
Keteladanan Sang Nakhoda Moderasi: Menyelami Jejak Langkah Prof. Dr. K.H. Haedar Nashir, M.Si.
July 22, 2026
Memasuki Bulan Safar, Inilah Bulan Dimulainya Hijrah Rasulullah ke Madinah. Penulis Ilham.
July 22, 2026MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA – Memakmurkan masjid Muhammadiyah tak hanya dengan ritual ibadah, maupun kajian semata, tapi dari masjid Muhammadiyah juga dapat memakmurkan umat melalui menguatkan ekonomi.
Pesan itu disampaikan Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Fathurrahman Kamal pada Selasa (21/7) setelah melakukan penandatangan dokumen pendirian Koperasi Konsumen Masjid Jaya Berkemajuan.
Bagi Muhammadiyah, lanjut Fathurrahman, dakwah tidak hanya disampaikan melalui mimbar, tetapi juga diwujudkan dalam kerja pemberdayaan yang menjawab kebutuhan nyata masyarakat.
“Masjid tidak cukup hanya dimakmurkan melalui kegiatan ibadah, tetapi juga harus mampu memakmurkan jemaah dan masyarakat di sekitarnya. Koperasi ini merupakan ikhtiar untuk menghadirkan dakwah yang menyentuh kebutuhan nyata umat, terutama dalam membangun kemandirian, kesejahteraan, dan solidaritas ekonomi,” ujar Fathurrahman.
Koperasi ini nantinya tidak hanya diarahkan untuk membentuk badan usaha. Koperasi ini dirancang sebagai instrumen ta‘āwun atau saling menolong, penguatan ukhuwah, serta pemberdayaan ekonomi anggota dan jemaah masjid.
Selain itu, nilai tambah yang dihasilkan dari kegiatan usaha juga diharapkan kembali kepada anggota melalui peningkatan pelayanan, penguatan kegiatan usaha, serta pengembangan program yang memberikan kemanfaatan bersama.
Fathurrahman mengingatkan bahwa pengembangan kegiatan ekonomi berbasis masjid harus tetap berpijak pada nilai amanah, keadilan, transparansi, dan keberpihakan kepada kepentingan bersama.
“Jangan sampai lembaga ini hanya berhenti pada pembentukan secara administratif. Koperasi Masjid Jaya Berkemajuan harus benar-benar hidup, berkembang, dan memberikan manfaat yang dapat dirasakan oleh anggota, jemaah, Persyarikatan, serta masyarakat luas,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Majelis Tabligh PP Muhammadiyah, Waluyo menambahkan, orientasi koperasi ini nantinya bukan semata-mata mengejar keuntungan, melainkan meningkatkan kesejahteraan anggota melalui kepemilikan, partisipasi, dan tanggung jawab bersama.
“Kekuatan koperasi terletak pada partisipasi dan kepercayaan anggotanya. Karena itu, kami berkomitmen membangun pengelolaan yang terbuka, tertib, dan profesional agar Koperasi Masjid Jaya Berkemajuan tidak hanya berdiri secara formal, tetapi benar-benar bertumbuh menjadi kekuatan ekonomi umat,” pungkasnya.




