
MUHAMMADIYAH : PDM KOTA BEKASI HADIR DAN MERIAHKAN MUSLIM FEST 2026 DI GRAND METROPOLITAN BEKASI
February 20, 2026BEKASI TIMUR, JAWA BARAT — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Bekasi menyelenggarakan Musyawarah Pimpinan Daerah (MUSPIMDA) pada Ahad, 8 Februari 2026, di Aula KH. Ahmad Dahlan, Kota Bekasi. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga sore hari tersebut dihadiri jajaran pimpinan daerah, unsur majelis dan lembaga, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), serta tamu undangan.
MUSPIMDA merupakan forum strategis dalam struktur organisasi Muhammadiyah di tingkat daerah. Forum ini menjadi sarana evaluasi program kerja, penguatan konsolidasi organisasi, serta penetapan kebijakan strategis.

Dalam sambutannya, Ketua PDM Kota Bekasi, Zahrul Hadiprabowo, menegaskan bahwa MUSPIMDA menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program kerja sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis ke depan. Ia menekankan pentingnya soliditas, kedisiplinan, dan komitmen bersama dalam menjalankan amanah persyarikatan.
Sementara itu, dalam amanatnya, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat menekankan pentingnya penguatan manajemen organisasi yang akuntabel dan transparan serta berorientasi pada pelayanan umat. PWM Jawa Barat juga mengingatkan agar PDM Kota Bekasi terus menjaga marwah persyarikatan, memperluas dakwah yang mencerahkan, serta mengoptimalkan peran Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) sebagai pilar pelayanan kepada masyarakat.
Rangkaian MUSPIMDA dilaksanakan melalui empat sidang pleno. Sidang Pleno I membahas tata tertib dan pengesahan agenda MUSPIMDA. Sidang Pleno II berisi penyampaian laporan PDM Kota Bekasi serta evaluasi program kerja. Sidang Pleno III memaparkan laporan program dan kegiatan PCM sebagai bagian dari konsolidasi gerakan di tingkat cabang. Sementara Sidang Pleno IV menetapkan anggota tambahan dan anggota pengganti PDM Kota Bekasi.
Melalui forum ini, peserta membahas capaian program, tantangan organisasi, serta langkah peningkatan efektivitas kinerja pada periode berjalan. Evaluasi tersebut diharapkan menghasilkan keputusan yang konstruktif dan terukur.
Sebagai hasil forum, MUSPIMDA menetapkan dua anggota tambahan PDM Kota Bekasi, yakni Jalu Dwi Putranto dan Enny Prastini. Selain itu, forum juga menetapkan Abdul Muin sebagai anggota pengganti yang meninggal untuk melanjutkan periode kepemimpinan.
Penetapan tersebut dilakukan guna memastikan keberlanjutan struktur organisasi agar roda persyarikatan berjalan optimal dan sesuai ketentuan.
MUSPIMDA ditutup dengan penetapan keputusan dan rekomendasi forum yang akan menjadi pedoman pelaksanaan program kerja ke depan. Ketua PDM Kota Bekasi dalam sambutan penutupnya kembali mengajak seluruh jajaran pimpinan untuk menjaga komitmen, mempererat ukhuwah, serta meningkatkan kualitas pelayanan dakwah dan sosial kemasyarakatan.
Dengan terselenggaranya MUSPIMDA ini, PDM Kota Bekasi menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran Muhammadiyah di bidang dakwah, pendidikan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat demi mewujudkan kemaslahatan umat serta kemajuan Kota Bekasi secara berkelanjutan.
— Penulis : Tim Media & Publikasi PDM Kota Bekasi




