
RESEPSI MILAD MUHAMMADIYAH KE-113: Muhammadiyah Teguhkan Komitmen Majukan Kesejahteraan Bangsa pada Milad ke-113
November 19, 2025
KOTA BEKASI [29/11/25] — Rangkaian Milad ke-113 Muhammadiyah di Kota Bekasi berlangsung meriah, khidmat, dan penuh semangat kebangsaan. Ribuan warga Muhammadiyah, pelajar, kader ortom, hingga simpatisan dari berbagai wilayah Kota Bekasi memadati Lapangan Kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dalam gelaran Apel Akbar yang menjadi puncak peringatan milad tahun ini. Sejak pagi, peserta sudah memenuhi area acara—mulai dari barisan sekolah-sekolah Muhammadiyah, rombongan tapak suci, hingga para pimpinan amal usaha yang hadir dengan membawa identitas kelembagaannya.
Acara resmi dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Sang Surya berkumandang, dinyanyikan bersama oleh seluruh peserta sehingga menciptakan suasana haru dan penuh kebanggaan. Sejumlah penampilan turut memeriahkan jalannya kegiatan, di antaranya atraksi Tapak Suci, penampilan dari Hizbul Wathan, dan marching band dari sekolah Muhammadiyah, yang menambah kemeriahan sekaligus menunjukkan kiprah amal usaha pendidikan Muhammadiyah di Kota Bekasi.

Acara diawali dengan sambutan dari ketua panitia acara Milad Muhammadiyah di Kota Bekasi, yakni H. Sriyono, SH. MM. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemkot bekasi serta semua pihak yang telah memberikan dukungan atas terselenggaranya kegiatan Milad Muhammdiyah ke-113” ujarnya diiringi dengan melaporkan pelaksanaan kegiatan apel yang dihadiri oleh ribuan awarga Muhammadiyah dan juga dimeriahkan oleh kegiatan Bazar UMK Muhammadiyah, serta adanya pemberian penghargaan kepada para tokoh Muhammadiyah Kota Bekasi, pemberian santunan kepada anak yatim dan Dhu’afa, serta adanya layanan cek kesehatan gratis.
Sementara itu, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Bekasi Drs. H. Zahrul Hadiprabowo, CIRB dalam amanatnya menekankan bahwa Milad ke-113 ini bukan sekadar perayaan historis, melainkan momentum penting untuk memperkuat gerakan dakwah, pendidikan, dan kemasyarakatan. PDM Kota Bekasi menegaskan bahwa Muhammadiyah akan terus hadir memberi solusi dan menjadi pelopor dalam memajukan umat serta bangsa. “Milad ke-113 ini menjadi ajang konsolidasi dan penguatan gerakan persyarikatan untuk kemajuan umat dan bangsa,” disampaikan dalam arahannya. PDM Kota Bekasi pun mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Bekasi terhadap program-program amal usaha Muhammadiyah yang terus berkembang.
Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat, Prof. Dr. Ahmad Dahlan juga menghadiri acara tersebut dengan menggunakan atribut KOKAM. “Peran Muhammadiyah sebagai kekuatan moralitas dan pentingnya menjaga karakter warga dalam menghadapi tantangan perkembangan zaman. Setiap warga Muhammdiyah diharuskan mampu untuk dapat menampilkan akhlaqul karimah dan keteladanan yang ada di tengah masyarakat,” ujarnya dalam pidatonya yang juga menegaskan terkait dengan pentingnya untuk memperkuat moralitas dan keteladanan, serta tetap berkomitmen menciptakan kemajuan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.
Wakil Wali Kota Bekasi, Dr. H. Abdul Harris Bobihoe, M.Si., hadir dan memberikan apresiasi mendalam terhadap kontribusi Muhammadiyah. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Muhammadiyah adalah elemen penting yang selama ini telah membersamai pemerintah daerah dalam membangun Kota Bekasi menjadi kota yang nyaman dan sejahtera bagi seluruh masyarakat. “Muhammadiyah telah membersamai pemerintah dalam upaya mewujudkan Kota Bekasi yang nyaman dan sejahtera masyarakatnya,” ujarnya. Harris juga mengajak seluruh peserta untuk mendoakan korban bencana di Sumatera, agar diberi kekuatan dan keselamatan. Menurutnya, kepedulian sosial adalah karakter dasar Muhammadiyah yang patut dijaga dan diperkuat.
Selain itu ketua DPRD Dr. Sardi Efendi, S.Pd., M.M. juga turut memberikan sambutannya dalam acara Milad Muhammadiyah tersebut “Muhammadiyah telah membuktikan bahwa organisasi masyarakat dapat menjadi motor perubahan. Pemerintah Kota Bekasi siap berkolaborasi dalam program-program yang menghadirkan kemajuan dan kesejahteraan” ujarnya dalam sambutan tersebut, tidak hanya itu beliau juga menyampaikan bahwa Muhammadiyah adalah mitra strategis pemerintah dalam Membangun masyarakat, terutama melalui Pendidikan, kesehatan, dan kegiatan sosial yang berkelanjutan.

Kehadiran ribuan peserta menunjukkan kuatnya ikatan warga Muhammadiyah dengan gerakan dakwah persyarikatan. Mulai dari ortom seperti Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah, IPM, Hizbul Wathan, Tapak Suci, hingga unsur ‘Aisyiyah dan para guru sekolah Muhammadiyah, seluruhnya membaur dalam sebuah suasana kebersamaan yang hangat. Penampilan kreativitas siswa yang ditampilkan sepanjang acara juga menjadi penanda kuat bahwa Muhammadiyah di Kota Bekasi tumbuh sebagai kekuatan pendidikan yang progresif dan berkarakter.
Sejumlah tokoh hadir dalam acara Milad Muhammadiyah Kota Bekasi, yakni adanya kehadiran Ketua DPRD Dr. Sardi Efendi, Ketua MUI KH Syaifudin Siroj, Ketua DDII KH Salimin Dani, Ketua FKUB H. Abdul Manan, Ketua PUI H. Alimudin, Ketua Baznas H. Nurul Akmal dan Ketua ICMI Dr. Inayatullah.
PDM Kota Bekasi juga memberikan penghargaan kepada para tokoh-tokoh pendiri dan pimpinan Muhammadiyah yang berjasa, dengan jumlah penghargaan 10 orang. Penghargaan tersebut diberikan kepada merea:
- H. Ibnu Hajar
- Muchtar Sutan Penghulu
- Drs. HM. Shaleh
- Drs. Nazar Mahmud
- Hj. Afiyah Subki Abdul Kadir
- RH. Sulaeman
- KH. Masturo
- KH. Abdul Rauf
- KH. Sukandar Ghazali
- H. Ahmad Ludin

Selain menyerahkan penghargaan kepada sepuluh tokoh Muhammadiyah Kota Bekasi yang telah berjasa dalam perjalanan persyarikatan, PDM Kota Bekasi juga memberikan santunan kepada 50 anak yatim dan dhuafa. Penyerahan bantuan ini menjadi penegasan bahwa peringatan Milad bukan hanya seremoni, tetapi juga momentum untuk menghadirkan kebermanfaatan nyata bagi masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan.
Seluruh rangkaian Milad ke-113 Muhammadiyah Kota Bekasi akhirnya ditutup dengan kemeriahan penampilan Hizbul Wathan. Suasana yang ceria dan penuh semangat mengiringi penutup acara, mencerminkan komitmen Muhammadiyah untuk terus menjadi penjaga nilai kebangsaan, penopang kemajuan peradaban, dan mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan masyarakat Kota Bekasi yang lebih baik, berkemajuan, dan berkeadaban.
Penulis : Gealsy Ghefira T




