
Aisyiyah Jatisari Cabang Jatiasih Bagikan Takjil Ramadhan
March 6, 2025
PRA ke-7 di Jatiasih, Musyran I PRA Jatiluhur
March 6, 2025Jatiasih – Malam pertama Ramadhan 1446 H menjadi momen bersejarah bagi warga Muhammadiyah Jatiasih. Untuk pertama kalinya, Sholat Isya, Kultum Ramadhan, Tarawih, dan Witir berjamaah dilaksanakan di Masjid ABDULAZIZ ABDULLAH A ALMANIE Muhammadiyah Jatiasih. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat malam, 28 Februari 2025, yang bertepatan dengan malam 1 Ramadhan 1446 H. Suasana penuh kekhusyukan menyelimuti jamaah yang hadir untuk menjalankan ibadah bersama.
Meski dengan keterbatasan fasilitas, Muhammadiyah Jatiasih tetap bersemangat memulai rangkaian ibadah Ramadhan di amal usaha pertama mereka, yaitu masjid yang baru berdiri. Masjid ini menjadi simbol perjuangan dan kebersamaan warga Muhammadiyah dalam membangun pusat ibadah dan kegiatan dakwah. Semangat gotong royong dan keikhlasan sangat terasa dalam setiap langkah yang dilakukan.
Sholat Isya berjamaah menjadi awal dari serangkaian ibadah pada malam tersebut. Imam sholat, Mochammad Azzam Usama, dengan suara merdu dan tartilnya, membimbing jamaah dalam sholat yang khusyuk. Bacaan Al-Qur’an yang indah semakin menambah ketenangan hati para jamaah yang hadir untuk mendapatkan keberkahan malam pertama Ramadhan.
Setelah Sholat Isya, acara dilanjutkan dengan Kultum Ramadhan yang disampaikan oleh Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Jatiasih, Moh. Farid Pasha S., S.Kom., MM. Dalam ceramahnya, beliau menekankan pentingnya menjadikan Ramadhan sebagai bulan peningkatan iman dan amal. Ia juga mengajak jamaah untuk bersungguh-sungguh dalam menjalankan ibadah, meskipun dengan fasilitas yang masih terbatas.
Tarawih dan Witir kemudian dilaksanakan secara berjamaah dengan penuh kekhidmatan. Jamaah mengikuti sholat dengan tertib, menikmati setiap rakaat sebagai bentuk ketaatan kepada Allah. Meskipun masih sederhana, kebersamaan dan semangat Ramadhan sangat terasa, menunjukkan bahwa ibadah yang tulus tidak bergantung pada kemewahan tempat, tetapi pada keikhlasan hati.
Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan mempererat ukhuwah Islamiyah di kalangan warga Muhammadiyah Jatiasih. Banyak jamaah yang baru pertama kali bertemu dan beribadah bersama, saling menyapa, dan berbagi kebahagiaan menyambut bulan suci. Masjid Muhammadiyah Jatiasih menjadi saksi awal perjalanan kebersamaan ini.

Pendirian masjid ini adalah langkah awal dari cita-cita besar Muhammadiyah Jatiasih dalam membangun pusat kegiatan keislaman. Selain sebagai tempat ibadah, masjid ini diharapkan dapat menjadi pusat pendidikan, dakwah, serta kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Dukungan dan partisipasi jamaah sangat diharapkan untuk mewujudkan hal tersebut.
Dengan semangat Ramadhan, warga Muhammadiyah Jatiasih optimis bahwa tantangan yang ada dapat diatasi bersama. Keterbatasan fasilitas bukanlah penghalang, tetapi justru menjadi motivasi untuk terus berusaha dan berkontribusi dalam membangun tempat ibadah yang lebih baik. Kesabaran dan ketulusan dalam berjuang akan menjadi jalan menuju keberkahan.
Malam pertama Ramadhan ini menjadi awal yang penuh makna bagi Masjid Muhammadiyah Jatiasih. Diharapkan, ibadah dan kegiatan di bulan suci ini akan semakin mempererat kebersamaan dan meningkatkan keimanan. Semoga masjid ini terus berkembang dan menjadi tempat yang memberikan manfaat bagi umat Islam di Jatiasih dan sekitarnya.




