
Majelis Kesehatan PCA Jatiasih Beri Gizi untuk Balita
March 3, 2025
Aisyiyah Jatisari Cabang Jatiasih Bagikan Takjil Ramadhan
March 6, 2025Bekasi – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Prof. Abdul Mu’ti, M.Ed. melakukan kunjungan ke Perguruan Muhammadiyah Ki Mangunsarkoro pada Kamis, 6 Maret 2025. Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda dalam meninjau sekolah-sekolah yang terdampak banjir di Bekasi.
Dalam kunjungan ini, Prof. Abdul Mu’ti menyambangi beberapa sekolah yang terkena dampak banjir, termasuk SMA 6, SD Pekayon IV serta Perguruan Muhammadiyah Ki Mangunsarkoro terutama TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 44 Kota Bekasi yang terkena banjir paling tinggi hingga tembok roboh.
Banjir yang melanda wilayah Bekasi beberapa waktu lalu menyebabkan kerusakan fasilitas pendidikan, termasuk alat pembelajaran dan buku pelajaran.
Sebagai bentuk kepedulian, Menteri Dikdasmen secara langsung memberikan bantuan berupa penggantian alat-alat sekolah, buku-buku yang mengalami kerusakan serta bantuan dana untuk perbaikan sarana yang rusak akibat banjir. Bantuan ini diharapkan dapat membantu para siswa dan tenaga pendidik agar proses belajar mengajar dapat kembali berjalan dengan normal.

(Bantuan Kemendikdasmen untuk TK ABA 44 Kota Bekasi)

(Bantuan Kemendikdasmen untuk SD Muhammadiyah 47 Kota Bekasi)

(Bantuan Kemendikdasmen untuk SMK Muhammadiyah 01 Kota Bekasi)
Dalam kunjungannya, Prof. Abdul Mu’ti didampingi oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Bekasi, Drs. H. Zahrul Hadiprabowo, CIRB, serta Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Bekasi, Dra. Hj. Enny Pristini, beserta jajarannya. Kehadiran mereka menunjukkan sinergi antara Pemerintah dan Muhammadiyah dalam menangani dampak bencana.
Hadir pula isteri Walikota Bekasi Ibu Wiwik Hargono Tri Adhianto, Kepala Dinas DPPPA, drh. Satia Sriwijayanti A, Wakil Komisi X DPR RI, Ustadz Mahfudz Abdurrahman, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, H. Ahmad Yani.
Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) bersama Lazismu juga turut berperan aktif dalam upaya penanganan dampak banjir. Mereka memberikan bantuan logistik, mendukung evakuasi, serta membantu pemulihan fasilitas sekolah yang terdampak.
Selain MDMC dan Lazismu, organisasi otonom (ortom) Muhammadiyah juga ikut serta dalam proses pemulihan. Keterlibatan mereka menjadi bukti nyata gerakan kepedulian sosial yang selalu menjadi ciri khas Muhammadiyah dalam membantu masyarakat yang terkena musibah.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Abdul Mu’ti menyampaikan harapan agar pendidikan di Bekasi tetap maju meskipun menghadapi berbagai tantangan.
Ia juga menekankan pentingnya kesiapan sekolah dalam menghadapi bencana di masa depan agar dampak yang terjadi dapat diminimalisir. Dengan adanya Kunjungan ini diharapkan pendidikan di daerah terdampak bencana dapat segera pulih dan berjalan lebih baik lagi. [SFS]





1 Comment
Di era informasi yg mudah diakses, Sudah selayakya MUHAMMADIYAH terus mengisi ruang ruang dakwah di media sosial,
Tantangan bg PDM khususnya Majelis MPI Pustaka dan informasi utk terus aktif dan eksis mengelola akun akun Media Sosial.
Selamat utk PDM