
Muhammadiyah Medan Satria Gelar Tarhib Ramadhan 1446 H
February 27, 2025
Rihlah PCA Jatiasih Eratkan Silaturahim dan Kebersamaan
March 3, 2025KOTA BEKASI_Kesuksesan seseorang dalam menghadapi persaingan atau kompetisi di era modern ditentukan oleh kemampuan beradaptasi dan sikap proaktif.
Dua hal tersebut disampaikan oleh Ketua PDM Kota Bekasi, Drs. H. Zahrul Hadiprabowo, CERB dalam acara Pengajian Ramadan yang digelar oleh IBM Bekasi secara daring pada Ahad (2/3/2025) pagi.
Kemampuan beradaptasi secara cepat dengan lingkungan yang baru merupakan kunci keberhasilan, hal ini dapat diawali dengan kesediaan kita untuk saling mengenal dan membangun jaringan.
Zahrul mengatakan hal ini sesuai dengan firman Allah dalam surat Al Hujurat ayat 13 yang artinya “Wahai manusia, sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan perempuan. Kemudian, Kami menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal,”
“Jadi kita diciptakan oleh Allah SWT dengan berbagi macam latarbelakang agar kita saling mengenal, memahami dan menghargai, “ terang alumnus Pondok Modern Gontor.
Kemajuan teknologi informasi dan globalisasi telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, menuntut kita untuk mengembangkan kompetensi yang relevan dengan kondisi saat ini.
Kita dituntut untuk meningkatkan kompetensi dan kapasitas meliputi keterampilan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, komunikasi, serta literasi digital.
“Perkembangan zaman menuntut kita untuk terus belajar dan bergerak secara sungguh-sungguh sehingga dapat berkembang dan meraih kesuksesan, “ imbuhnya.
Ia berpesan bahwa hal yang perlu diperhatikan adalah bagaimana setiap warga persyarikatan mampu mengaplikasikan prinsip ‘walk the talk’ yakni melaksanakan apa yang telah diucapkan atau direncanakan dengan sebaik-baiknya.
“ Ada satu ungkapan yaitu jaga pikiranmu, karena pikiran akan menjadi kata-kata. Jaga kata-katamu, karena kata-kata akan menjadi tindakan. Jaga tindakanmu, karena tindakan akan menjadi kebiasaan. Jaga kebiasaanmu, karena kebiasaan akan menjadi karakter. Jaga karaktermu, karena karakter akan menjadi takdirmu.” pesannya.
Dalam kesempatan tersebut, Zahrul juga berbagi pengalaman saat harus terbang ke Jepang dalam satu kesempatan tanpa membawa paspor, akan tetapi dengan kemampuan komunikasi dan pendekatan yang dimiliki, persoalan tersebut dapat diatasi.
“Setiap kita tentu tidak akan pernah luput dari permasalahan, akan tetapi kesediaan diri untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perubahan dapat menjadi kunci kesuksesan, “ ucap pendiri BPRS Harta Insan Karimah.
Oleh karena itu, pada momentum Ramadan ini, saya mengajak seluruh warga persyarikatan di Kota Bekasi untuk terus mengembangkan diri dan berkolaborasi guna merealisasikan berbagai program kegiatan yang telah direncanakan.
Pengajian Ramadan dilaksanakan setiap hari Sabtu dan Ahad, dari jam lima pagi secara daring merupakan kerjasama PDM Kota Bekasi dengan Institut Bisnis Muhammadiyah (IBM) Bekasi. [dwh]




