
Belum Ada Satu pun Calon Walìkota Bekasi
May 10, 2024
Sosialisasi wakaf tanah & gedung Yayasan Cahya Amanah Bangsa Kepada Nadzir Persyarikatan Muhammadiyah
June 17, 2024Bekasi Timur, Rabu, 8 Mei 2024 – Dr Nina Yuningtyas, mantan komisioner KPU Kabupaten Sumedang, Jawa Barat dua periode dan juga mantan komisioner KPU Provinsi Jawa Barat juga dua periode didapuk oleh KPU Kota Bekasi memberikan pembekalan selama 60 menit atau sejam dalam acara bertajuk Sosialisasi Calon Walikota & Wakil Walikota Bekasi 2024 di Hotel Merapi Merbabu, Rabu 08 Mei 2024.
Didampingi Ketua KPU Kota Bekasi, Ali Syaifa AS dan Komisioner KPU Kota Bekasi, Eli Ratnasari, Nina membahas segala hal-ihwal hingga seluk-beluk pemilihan walikota dan wakil walikota Bekasi 2024.
Juga menjawab tuntas seluruh pertanyaan peserta. Intisari dari semua pertanyaan para peserta sebanyak 79 orang itu, adalah pemimpin bertanggung jawab atas perubahan yang terus diusahakan di mana dia berada.
Acara yang dihadiri seluruh pimpinan partai se-Kota Bekasi itu juga menghadirkan pimpinan agama seperti MUI, PD Muhammadiyah Kota Bekasi, PC NU, Mathlatul Anwar, KNPI, FKUB, Karang Taruna, PDRB, KIPP, PPDI, Kahmi, Forhati, Ika PMII, GMNI, juga Muslimat NU Kota Bekasi.
Bekasi Kota Toleran
Hadir pula Kepala Kesbangpol Kota Bekasi, Nesan Sujana, yang menyatakan bahwa Kota Bekasi menempati peringkat kedua kota paling toleran di Indonesia setelah Singkawang, Kalimantan Barat.
“Sebanyak 42% penduduk Kota Bekasi adalah orang Jawa. Orang asli Bekasi hanya sekitar 23%. Sisanya dari berbagai wilayah dari seluruh penjuru di Tanah Air,” kata Nesan.
Sambil mengucapkan salam nasional, Nesan menyebutkan 8 ucapan salam dari berbagai daerah di Indonesia saat membuka pidatonya.
Ditulis oleh : Chandra Prabantoro Wakil Sekretaris Lembaga Hikmah & Kebijakan Publik (LHKP) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Bekasi.




